Monday, December 14, 2015

ChaSing-Teaser

Udah tahu kan kalau Tantangan Bandung Bogor alias TABOG udah kelar? Sakana berhasil jadi pemenang dalam serial tersebut. Nggak apa-apa, gw sih legowo aja, gw nggak minta diadain tantangan ulang atau pun survey ulang oleh lembaga independen lain *ini ngomongin Challenge atau pemilu sik?!* Selamat untuk Sakana *jabat tangan erat!!*
 
Nah, setelah TABOG berakhir, gimana nih kelanjutannya?! Banyak banget pertanyaan dari penonton setia serial challange kami ini *penonton setia dari Hongkokng?!* Nggak akan ada tantangan lagi? Blog ini mati suri? Channel youtube nggak diupdate? 
 
 
TENANG SEMUA, TENANG!!
 
 
Semua berasal dari hasidu aka. hayalan si dungu bahwa tantangan berikutnya harus banget go internesyenel. Cita-cita tertinggi sih tantangan dilakukan di Inggris dan German -sebagai salah satu Negara favorit masing-masing penantang- bahkan gw udah punya nama yang cocok: ChallEnGer-Challenge England and Germany. Tapi entah kapan kesampaian. Hahahahahahaha.
 
Daripada bermuran durja karena Challenger masih dalam angan belaka, we took a baby step. maka terciptalah ChaSing alias Challenge in Singapore!!!
 
Penasaran bakal kayak apa? Check out the trailer, bitte!
 

 
Jangan lupa terus ikutin perjalanan challenge kami!!
 
-cchocomint-

Thursday, December 3, 2015

Tantangan Bandung Bogor ep.10 - TABOG 31


Halore!!!

Balik lagi di TABOG!!! Kali ini sudah masuk episode 10 alias episode final. Selain bakal ada tantangan terakhir, di episode ini pun akan direkap siapakah pemenang dari keseluruhan TABOG.

Ya ampun, deg-degan banget kelez. *padahal kalau pun menang nggak ada hadiahnya :)). OH WHY?!*

Episode kali ini akan mengusung format babak bonus Famili 100 *beware Tukul, we did better than you!!*. Di mana akan ada lima pertanyaan yang sudah disurveykan terhadap 100 31 orang. Sakana dan Cchocomint akan berkompetisi untuk menjawab pertanyaan dengan hasil survey terbanyak. Masing-masing diberi waktu 25 detik untuk menjawab lima pertanyaan yang akan dibacakan oleh suara misterius di balik kamera.

Tema dari lima pertanyaan ini adalah seputar Bogor. Supaya fair, ada tim tersendiri yang menyusun dan melakukan survey demi episode ini. Selain itu, hasil survey dapat dianalisis secara statistik, keren nggak tuh? Bbbbzzzttt.

Sekarang mari sama-sama lihat, apakah Sakana yang notabene berasal dari Bogor akan diuntungkan dan memenangkan TABOG episode 10 ini dengan mudah? Let’s cekidot!!


HA...

HA...

HA…

HAHAHAHAHAHA.

Ternyata tema seputar Bogor nggak membuat Sakana bisa menang di tantangan kali ini. Penyebab utamanya (katanya sih) bukan karena kurang pengetahuan seputar Bogor, Cuma generation gap aja. Menurut Sakana, jamannya dia belum ada mall dan kalau nongkrong ya pergi ke Kebun Raya Bogor. Nah, masalahnya, kenapa Cchocomint yang orang Bandung justru bisa jawab dan menebak secara paripurna soal Boqer alias Botani Square? Mungkin ini yang namanya rejeki anak soleha :)))).

Hal yang menarik dari episode ini adalah jawaban responden yang bervariasi. Beberapa sudah bisa ditebak, tapi ada juga jawaban yang bikin dahi mengernyit. Contohnya, penyanyi asal Bogor. Syahrini, Vina Panduwinata, atau Rossa ya masih okelah. Lalu tiba-tiba, out of the blue, ada responden yang menjawab Adi Permana. Reaksi Sakana, Cchocomint, dan juga suara di balik kamera ketika mendengar nama Adi Permana disebut adalah:
SIAPOSE ITUUUUUUHHHHH?!?!?!?!
Akhirnya setelah melalui perjalanan panjang nan berliku, terpecahkan juga misteri Adi Permana. Ternyata dia adalah salah satu finalis ajang pencarian bakat menyanyi. YA MENEKETEHE KELEZ.
.
.
.
.
.
.

Sakana is taking over from here.....

Hahaha... iyah, yang nulis di atas tuh Cchocomint. Trus gw ambil alih deh. Kan gw harus memberikan klarifikasi kenapa bisa kalah. Jujur ga kepikiran banget kalo Botani Square jadi tempat nongkrong. Botani Square kan tempat belanja, bukan buat nongkrong.... *alasan ga valid*. Yah walopun gw juga ga pernah sih nongkrong di Kebun Raya, hahahahaha

Anyway, seperti yang udah disebut sama Cchocomint di atas, yang buat survey ini adalah pihak ketiga. Ternyata yang bikin survey-nya juga lumayan termangu dengan jawaban hasil survey (termasuk dnegan jawaban Adhi Permana). Yuk ah kita liat bagaimana hasil survey-nya. Oh iya, yang ada catatan Bloopers itu artinya komentar dari yang bikin survey dari jawaban-jawaban yang nyeleneh.


Survey Membuktikan!

Q1. Apa makanan khas Bogor yang paling terkenal?

1.
Asinan
14
2.
Toge Goreng
8
3.
Soto Mie
4
4.
Talas
3
5.
Soto Kuning
2
6.
Roti Unyil
1
7.
Ngoh Hiang*
1

Total
33

*entah ini apa, gue baru baca namanya. Setelah googling, ternyata masakan cina, dan di Bogor, yang paling tersohor adalah Gang Aut punya.
Bloopers: Cireng Keraton (1 jawaban). Sejak kapan Bogor punya keraton?
Sakana: Emang Soto Kuning dari Bogor ya?

 

Q2. Apa nama tempat atau area di Bogor yang paling banyak dikunjungi anak muda?

1.
Botani Square
18
2.
Air Mancur
4
3.
Taman Kencana
4
4.
Kebun Raya
2
5.
Sempur
1
6.
BTM
1
7.
Taman Koleksi (Takol)
1
8.
The Jungle
1

Total
32

Bloopers: Jalan Pajajaran (1 jawaban). Neng, Kang, Jalan Pajajaran teh panjang… spesifik atuh..
Sakana: Jalan Pajajaran itu panjangnya ampe dua kecamatan!

Q3. Selain angkot, alat transportasi umum apa yang biasa digunakan di Bogor?
1.
Transpakuan
17
2.
Ojek
8
3.
Bis
2
4.
Becak
2
5.
Motor
1
6.
Delman
1
7.
Bemo
1
Total
32
Bloopers: Ojek Pacar (1 jawaban). Eaaaaa…
Sakana: Eaaaa.....

Q4. Siapa penyanyi terkenal yang berasal dari Bogor?
1.
Syahrini
17
2.
Betharia Sonata
2
3.
Rossa*
2
4.
Pasha Ungu
1
5.
Syahrul Gunawan
1
6.
Vina Panduwinata
1
7.
Adhi Permana**
1

Total
25
*Gue ga yakin Rossa asal Bogor. Lahirnya sih di Sumedang, tapi kayaknya pernah tinggal di Bogor pas sekolah ya, yang bareng Ivan Gunawan itu. Sudah coba googling tapi ga nemu infonya euy..
**Sesungguhnya gue ga tau dia itu siapa dan nyanyi apa
Sakana: Now we know who Adhi Permana is.....

Q5. Ke daerah mana di luar kota Bogor biasanya orang Bogor memilih berwisata?

1.
Jakarta
11
2.
Bandung
10
3.
Puncak
9
4.
Sukabumi
2
5.
Curug Nangka
2
6.
Cianjur
1
7.
Cibinong
1

Total
36
  

Sakana: Ngapain ke Cibinong????? Btw, Puncak 'n Cibinong masuk ke Kabupaten Bogor ya....

Okeh, jadi demikianlah hasil survey-nya. Thanks berat buat Aci yang udah bikinin survey dan Vita sebagai Suara di Balik Kamera.

Oh iya, kalo pada bingung siapa sih Teh Dewi yang sering banget kita sebut-sebut, beliau ini pernah jadi challenger di The Wageningen Challenge episode 2.

Cchocomint boleh aja menang di tantangan TABOG 31, tapi secara keseluruhan gw lah yang memenangkan Tantangan Bandung Bogor. Oh Yeah!!! Ya tapi gitu deh.... ga ada hadiahnya #gamodal

Biarpun tiap series tantangan ga ada hadiahnya (dan yang nge-view dikit #curcol), kami berdua tetap istiqomah melanjutkan Serial Tantangan. Dan yang pasti ucapan asal sebut kami untuk tantangan di luar Indonesia beneran kesampaian!! Emang bener kata emak, di mulut ini ada doa *pasang cadar*. Makanya jangan lupa subscribe youtube channel Sakanaikanfish biar ga ketinggalan serial tantangan-tantangan ga penting berikutnya!!!

- Sakana & Cchocomint -    


Sunday, November 15, 2015

Tantangan Bandung Bogor (TABOG) ep. 9 - Tantangan Istri Soleha

Hwalooowwww!!!!

Jumpa lagi!!!!

Setelah berbagai kekalahan dan kemenangan dari dua kubu –Sakana dan Cchocomint-, tantangan masih berlanjut untuk mendapatkan pemenang dari Tantangan Bandung Bogor alias TABOG. Nah, untuk tantangan kali ini gw menamakannya Tantangan Istri Soleha. Luar biasa bukan? Tentu saja…….tidak. Pada dasarnya ini adalah tantangan menyiapkan Tahu Gejrot. Krik.

Jadi jangan terlalu diambil hati ya, soal judulnya, yaitu tantangan istri soleha. Bisa masak atau kagak, ga berhubungan sama soleha apa kagak. Nggak bisa masak samsek juga nggak apa-apa, yang dicari kan istri, bukan mbok-mbok buat masak.

Apose sih ini.

Eniwei, meskipun ini judulnya Tantangan Bandung Bogor, tapi kok malah nyiapin tahu gejrot sih? Kok bukan nyiapin makanan khas Bandung? Ya gimana dong, kalau mau makanan khas bandung kan berarti peyeum, terus harus nunggu berapa juta tahun sampe tantangannya kelar nungguin fermentasi si peuyeum…ZZzzzZZZzzzz.

Tantangan kali ini simple, sesimpel 1+1=2. Kenapa? Karena Sakana nggak perlu meracik dari awal, tinggal ngupas, ngulek, ngiris, nuang. Makanya waktu pengerjaan tantangan pun singkat, dua menit sahaja. Bagian tersulit yang harus dilakukan hanyalah ngupas bawang kemudian ngulek bawang dan cabe rawit. Penasaran apakah Sakana bisa dimasukkan ke dalam kategori (calon) istri soleha yang sigap nyiapain tahu gejrot? Cekidot!!!



YES!!!

Tantangan kali ini Sakana gagal menyiapkan tahu gejrot dalam waktu dua menit!!! Kayaknya kegagalan di tantangan ini lebih menunjukkan bahwa Sakana emang nggak bakat menjadi mamang tahu gejrot. Okelah kalau begitu, dengan ini gw secara sepihak mengganti nama tantangan ini menjadi tantangan Mamang Tahu Gejrot.

Oke, omong-omong soal tahu gejrot, gw pun jadi penasaran tentang sejarah tahu gejrot ini *penting* gugling sana-sini, akhirnya gw dapat pencerahan mengenai tahu gejrot. Penamaan gejrot berasal dari bumbu cair yang dialirkan lewat botol. Karena botol diguncangkan dan dipencet untuk mengalirkan bumbu, sehingga timbulah bunyi ‘gejrot,’ lalu peracik pertama tahu gejrot pun berkata, "Eureka!!! Kita beri nama makanan ini tahu gejrot!!!" Kurang lebih gitulah kalau dibayangkan. Etapi gw sendiri nggak paham, bunyi ‘gejrot’ itu kayak apa sih sebenernya? *dipikirin* 
 
Selain namanya yang unik, tahu gejrot sendiri sudah ada sejak lama. Menurut sumber yang didapat di internet, katanya sih eksistensi tahu gejrot sudah ada semejak Indonesia belum merdeka, yang mana sebelum tahun 1945 dong. Wah, gw jadi curiga, jangan-jangan para meneer Landa pada masanya hobi makan tahu gejrot. Mungkin sekitar jam 4 sore di kala para British afternoon tea, J.P. Coen akan berteriak, ‘Ik hab honger. Geef mij tahu gejrot!!!’ terus pelayan nggak kunjung datang membawakan tahu gejrot, dia pun kzl, ’Verdomme!! Geef mij tahu gejrot!!!’ *imajinasi gw ketinggian ditambah kebanyakan nonton film perjuangan jaman Landa* BbbbZZzzttt.

Oke, Cuma satu pesan gw ketika kalian mau menikmati tahu gejrot, kalau bisa, pilih mamang yang lumayan bersih. Meskipun susah sih, namanya juga jajanan pinggir jalan, tapi paling enggak mamangnya nggak slebor-slebor amat. Kenapa? Karena salah satu mamang tahu gejrot di sekitar kampus gw suka pipis sembarangan dan habis pipis sepah di buang, suka langsung melayani pembeli. Hhhhmmmm, tebar-tebar ammonia.

Oke, selamat hari Senin. Enjoy the rest of your day!!

-cchocomint-
 

Tuesday, August 25, 2015

Tantangan Bandung Bogor (TABOG) ep. 8 - Berpacu Dalam Melodi

Hallo!!!

Kembali lagi di episode ke-8 dari TABOG. Masih mengambil lokasi di taman masa depan (baca: taman Lansia), kali ini gw menantang Sakana untuk memainkan 'Berpacu Dalam Melodi.' Ya ala-ala sih. Muda-mudi masa kini mungkin tahu apa itu Berpacu Dalam Melodi karena sering nongkrongin Net-Tv. Tapi yang sebenarnya, ini adalah acara lama yang pada masanya ditayangkan di TVRI dan dipandu oleh Koes Hendratmo. Acara ini bertahan selama 18 tahun. *gila, berasa orang lama* *padahal emang iya*


*taking silent moment*
*you may need to think*
*Koes Hendratmo is not Kris Binatoro*

Nah, mau tahu Berpacu Dalam Melodi ala gw bentuknya seperti apa? Nih, cekidot!!


Gilak!! Sejatinya, memilih game ala-ala Berpacu Dalam Melodi adalah keputusan besar. Kenapa? Seperti yang Sakana sebutkan di dalam video, gw tuh kalau nyanyi sering nggak jelas nadanya di mana. Lagu yang seharusnya Do=C bisa bergeser jadi Do=Z, bingung kan? Gw juga bingung. Gimana bisa go internesyenel ini?!?! 

Dan yang lebih membuat gw bingung adalah keberhasilan Sakana menebak semua lagu yang gw senandungkan. Lha, nada dasar kacau, senandung fals, kok masih bisa ditebak? Atau pilihan lagu gw yang terlalu populer dan mudah ditebak. Bisa jadi sih, karena lagu seperti Pileuleuyan atau Cingcangkeling itu luar biasa terkenal di daerah Jawa Barat. Anak-anak SD mendapat pelajaran mengenai lagu daerah tersebut, seperti halnya yang gw alami waktu gw SD. Gw punya tuh buku kumpulan lagu-lagu Sunda berisi lirik dan juga nadanya kalau-kalau kita mau memainkan menggunakna alat musik.

Meskipun gw kalah di tantangan ini, gw masih optimis, karena masih akan ada tantangan selanjutanya. Tunggu episode TABOG berikutnya!!!

-cchocomint-

Tuesday, July 28, 2015

Tantangan Bandung Bogor (TABOG) ep. 7 - Tebak Lirik Mars Bogor

Holaaaaaa..... Sakana in da house yo!!!

Setelah sekian lama kaga apdet blog ini lantaran Cchocomint go internesyenel dan gw pun sedang sebuk projek lain untuk go internsyenel (lagi), kami kembali dengan Tantangan Bandung Bogor episode ke-7! Yay!!

Waktu shooting episod ini emang pas banget abis pemilihan presiden, jadi harap maklum lah kalo jokes kita seputaran itu. Walaupun ini episode Bogor tapi kita shooting di Bandung, di Taman Lansia tepatnya. Meski bernama Taman Lansia, tapi gw ga liat lansia berkeliaran di sana.

Anyway, kali ini tantangannya adalah tebak lirik Mars Bogor. Berhasilkah Cchocomint menebak lirik dengan benar?


Bo, kalo bagai kota dalam pot itu pot segede apeee????

Lagu Mars Kota Bogor ini dikenal juga dengan judul Bogor Kota Kesayangan. Pencipta lagunya Pak Nursyamsi AS (alm.), anggota TNI yang dinas di Korem 061 (deket rumah gw itu..... #penting). Jaman dulu (taun 80an gitu) sih katanya Mars Bogor selalu dinyanyikan pas apel bendera Senin pagi di Balaikota. Ga tau deh sekarang masih apel dinyanyiin ato ngga.

Kalo yang SD di Kota Bogor juga biasanya diajarin lagu ini, kecuali mungkin SD gw. Sumpeh gw ga tau nih lagu kalo bukan karena ikut acara di Balaikota. Anak SD lain pada bisa nyanyiin, cuma gw 'n temen2 SD gw aja yang celingukan kebingungan. Sekarang pun ga yakin masih diajarin. Padahal kan lagu ini salah satu kebanggan kota Bogor juga ya, apalagi Bandung ga punya mars sendiri. Bobotoh Persib aja punya, masa Bandung ga punya sih? #nyebelin

Okeh, sebelum mulai menimbulkan permusuhan, mari kita akhiri saja postingan kali ini. Setelah TABOG, kita udah nyiapin series tantangan baru. So stay tune dan jangan lupa subscribe channel youtube sakanaikanfish yaaaaa.... :D

Sunday, July 12, 2015

Tantangan Bandung Bogor (TABOG) ep. 6 - Puzzle Tapi Nggak Bikin Kezel

Haloooo!!!!!

Apa kabar semua?!?!?!

Tenang pemirsa, penantian panjang kalian terbayar dengan postingan tentang TABOG episode 6!! . Masih mengambil lokasi di lingkungan kampus almamater Cchocomint, tantangan kali ini berupa puzzle yang harus dipecahkan oleh Sakana. 

Cchocomint sudah mempersiapkan huruf-huruf yang ditulis di label kemudian ditempelkan di berbagai watertap yang tersebar di kampus. Watertap? Iya dong, atas nama mutakhir, kampus ini memiliki water tap yang mana airnya bisa diseeruput langsung, tapi sayang seribu sayang, watertap tersebut wis ora berfungsi, blah! Kalo nggak pipanya rusak, ya (katanya sih) ada bakteri e.coli. Anyway, tugas Sakana kali ini adalah tawaf keliling kampus untuk menemukan watertap yang sudah ditempeli huruf, mengumpulkan huruf tersebut, lalu menebak kata apa yang tersembunyi di balik huruf-huruf tersebut. Nggak musti mengumpulkan semua huruf, kalau dirasa sudah cukup dan bisa ditebak, boleh langsung ditebak.    

Meski hujan badai menyertai tantangan pada saat itu, tapi Sakana tetap semangat. Bolak-balik keliling kampus sambil pakai payung pun nggak masalah, biasa nama pun orang Bogor, perkara hujan yang nggak kelar-kelar sih nothing! Nah, di tantangan kali ini apakah Sakana berhasil memecahkan misteri kata di balik huruf-huruf tersebut? Langsung kita lihat sama-sama.



Luar bisasah!!! Dengan mengantongi 9 dari 13 huruf, Sakana berhasil menebak puzzle yang dimaksud. Puzzle tersebut adalah:

BOBOTOH PERSIB.

Setelah melakukan riset mendalam, gw menemukan arti dari bobotoh. Menurut sumber yang satu ini, bobotoh adalah pendukung,memberi dukungan, dorongan dan semangat. Kata bobotoh ini pun nggak bisa berdiri sendiri, harus diikuti kata benda. Contoh yang ditemukan di artikel tersebt misalnya 'bobototh Tyson', nah untuk Persib sendiri, Bobotoh Persib berarti pendukung Persib. Ya, gitudeh kurang lebih.

Untuk Bobotoh TABOG, jangan kemana-mana, karena setelah Tabog 6 ini, kami masih punya tantangan lainnya yang nggak kalah serunya. Kalau penasaran tentang siapa yang akhirnya memenangkan TABOG secara keseluruhan, bisa langsung cek ke channel Youtube sakanaikanfish. Tschuss!

-cchocomint-

Monday, May 11, 2015

Tantangan Bandung Bogor (TABOG) ep. 5 - Spot 'n Snap

Pepatah mengatakan: Belum ke Bogor kalau belum ke Kebun Raya *sapa yang bilang???*

Faktanya: Masih banyak orang Bogor yang belum pernah ke Kebun Raya Bogor (KRB).

Kalau gw sih pastinya udah pernah dong. Sekolahan gw waktu SD deket banget 'ma KRB. Lari ngelilingin KRB udah jadi menu wajib pelajaran olah raga 'n pencak silat. Bo, bayangin ya itu bocah-bocah piyik disuruh lari ngelilingin lahan seluas 87 hektar!! Untung emak2 jaman dulu ga tukang protes ye, anak mau diapain aja ma gurunya ga bakal ngeluh di sosmed....

Meski KRB terkenal bingitsss, tapi ga masuk ke lambang kota Bogor. Emang apa aja sih lambangnya? Nah makanya nih si cchocomint gw tantang buat nyari 4 landmark/gambar yang masuk ke lambang kota Bogor. Yang pasti Gunung Kelud ga masuk ya.....


Sebenarnya kalo si cchocomint lewat rute yang sebaliknya (arah terminal), diana bisa nemuin tugu kujang 'n gunung salak sekaligus.

Tugu Kujang dengan Gunung Salak di latar belakangnya (pic credit: here)
Istana Bogor sendiri ga bisa sembarangan gitu aja dimasukin. Cuma dibuka untuk umum pas ulang tahun Kota Bogor aja atau dengan seijin Sekneg (ini serius!).

Pas tantangan ini kita jalan lumayan jauuuuuuuuhhhh, ada kali sejam jalan kaki. Makanya pas nyampe (depan) Istana Bogor udah gempor sangat #wistuwo. Manapula untuk ke tempat yang bisa ngeliat Gunung Salak dari situ harus jalan sekitar 20-30 menit lagi. Yah lagian mendung juga sih jadi percuma juga si Gunung Salak ketutupan awan.

Oh iya, foto-foto hasil tantangan ini ga masuk ke video lantaran hape gw itu dicopet sebelum gw sempet pindahin foto-fotonya. Kejadiannya di jembatan penyeberangan depan Ngesti deket terminal Baranangsiang. Jadi berhati-hatilah kalau nyebrang di sana!!!

-sakana